Workshop Kick-off Program FORCLIME di Kabupaten Berau

Workshop ini merupakan rangkaian dari “National Kick-off Workshop” Program ForClime FC-Module yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 23 – 24 Mei 2011 yang lalu. Workshop ini diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Berau selaku District Programme Management Unit (DPMU) sebagai tanda dimulainya program FORCLIME di Kabupaten Berau. Program ini merupakan bagian dari kerjasama pemerintah Republik Jerman dengan pemerintah Republik Indonesia dalam upaya pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan yang bertujuan untuk menerapkan strategi-strategi bagi konservasi hutan dan pengelolaan hutan lestari (sustainable forest management) yang menghasilkan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari sektor kehutanan dan memperbaiki kondisi kehidupan penduduk pedesaan sekitarnya. Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Berau telah ditunjuk sebagai areal Demonstration Activities (Kegiatan Percontohan) REDD+ di Indonesia bersama dua kabupaten lain yaitu Kabupaten Malinau dan Kabupaten Kapuas Hulu. 

Workshop yang dilaksanakan pada tanggal 18-19 Juli 2011 di hotel Bumi Segah ini dihadiri oleh berbagai unsur SKPD pada lingkup pemerintah Kabupaten Berau, perwakilan masyarakat, lembaga non pemerintah dan kalangan swasta sektor kehutanan dan perkebunan di Kabupaten Berau. Workshop persiapan dan sosialisasi Kegiatan Percontohan REDD+ Program ForClime FC-Module ini disampaikan gambaran singkat program, pra-analisis lokasi Kegiatan Percontohan dan rencana manajemen proyek secara umum termasuk rencana peningkatan kapasitas terkait dengan REDD+, sehingga diharapkan dapat tercapai kesamaan pemahaman bagi para pemangku kepentingan terkait dengan investasi Kegiatan Percontohan Forclime FC-Module di Kabupaten Berau. Selain itu juga kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan terkait analisis awal calon lokasi Kegiatan Percontohan REDD+ di Kabupaten Berau serta merencanakan kegiatan manajemen proyek dan peningkatan kapasitas SDM terkait dengan Program Forclime FC-Module.

DR Hilman Nugroho yang merupakan Kepala Biro Perencanaan Kemenhut sekaligus Programme Executing Agency menjelaskan dalam sambutannya bahwa program ini merupakan salah satu upaya pemerintah RI yang berkomitmen untuk menurunkan 26% emisinya dan akan meningkat hingga 41% dengan kerjasama negara lain. Respon yang diberikan oleh Pemerintah Jerman terhadap komitmen ini sangat baik sehingga program ini bisa dilakukan bersama-sama.
Keikutsertaan Kabupaten Berau sudah sejak lama mulai 2008. Komitmen yang tinggi dari pemda menjadi faktor utama disepakatinya Berau masukan sebagai salah satu daerah uji coba dalam program ini. Kami yakin program ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuannya serta dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

Terkait dengan Program Karbon Hutan Berau yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Berau bersama mitranya, Ir. H. Darwis Syukur, MP selaku Kepala Dinas Kehutanan Berau dan Wakil Ketua POKJA REDD Berau berharap kedua program ini dapat bersinergi dalam proses perencanaan dan implementasi di lapangan sehingga tidak terjadi tumpang tindih program. Hal ini mengingat tujuan besar kedua program adalah sama yaitu bagaimana Berau dapat melakukan pembangunan berbasis pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang rendah emisi.

Hal senada juga disampaikan Bupati Berau dalam sambutan yang dibacakan oleh Drs. Ibnu Sina Ansyari selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Berau. Beliau berharap upaya positif yang dikembangkan semuanya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Berau. Untuk itu melalui pengelolaan sumber daya alam yang baik menjadi salah upaya mewujudkan tujuan tersebut. Komitmen Kabupaten Berau sudah jelas dalam mendukung segala program yang memiliki tujuan pelestarian sumber daya alam untuk kepentingan bersama yang dilakukan oleh para pihak bersama-sama pemkab Berau. (*iw)

Sampaikan Tanggapan Anda Di Sini

Powered by WordPress | Brand New Cheap Sprint Phones for Sale. | Thanks to Palm Pre Blog, MMORPG Wallpapers and Homes For Sale