TNC Lakanakan Silaturahmi dan Konsultasi Rencana Kerja

Bertempat dirumah makan Derica Jalan H. Isa III Tanjung Redeb Puluhan peserta kegiatan Konsultasi Penyusunan Rencana Kerja The Nature Conservancy hadir memadati acara tersebut.

Kegiatan yang dibawakan oleh Gunawan dari TNC selaku pembawa acara ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang diantaranya dari SKPD Pemda Berau, Perwakilan Perusahan yang beroperasi di berau, kawan-kawan dari NGO lokal, Dosen, Mahasiswa UGM, dan penggiat lingkungan lainnya.

Kegiatan yang dimulai dengan pemaparan dari Niel Makinudin ini menyedot perhatian dari seluruh peserta yang hadir. Dalam pemaparannya Niel yang juga Senior Manager TNC wilayah Kalimantan Timur ini memulai pemaparannya dengan memperkenalkan Gambaran umum mengenai TNC dan perkembangan kegiatan di tahun 2015.

Bapak Samsul Abidin menerima bingkisan dari The Nature Conservancy pada acara Silaturahmi dan Konsultasi Kerja TNC Tahun 2015-2016

Bapak Samsul Abidin menerima bingkisan dari The Nature Conservancy pada acara Silaturahmi dan Konsultasi Kerja TNC Tahun 2015-2016

Secara umum Niel memaparkan ada 5 Program utama dari TNC Program Teresterial di Kalimantan diantaranya:
Pertama, Program Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (Comunity-based Natural Resources Management/CBNRM)
Kedua, Program Pelibatan Pihak Swasta dalam Pengelolaan Berkelanjutan (Corporate Sustainable Practices/CSP)
Ketiga, Program Pengelolaan Kawasan Lindung (Conservation Land Management/CLM)
Keempat, Program Habitat Spesies Penting (Endangered Species Conservation/ESC)
Kelima, Program Inisiatif Kehutanan dan Iklim Berbasis Kewilayahan (Jurisdictional Forest & Climate Initiative/JFCI)

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bapak Syamsul Abidin selaku Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten berau yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja REDD Berau. Beliau menyampaikan dalam sambutannya bahwa berkaitan dengan Isu Karbon berau merupakan salah satu kabupaten yang di tunjuk Nasional untuk menjadi Demonstrasi Activity atau daerah percontohan untuk pelaksanaan program REDD ini.

Beliau menambahkan “Berau merupakan wilayah strategis, Kawasan Centra Strategis ada di wilayah Biduk-biduk, saat ini tinggal desain Enginering saja direncanakan akan menjadi kawasan centra ekonomi baru seperti di Batam”jelasnya.

Selain isu mengenai wilayah strategis tersebut, Bapak Syamsul Abidin juga sedikit menyinggung mengenai Pegunungan Kars yang memiliki nilai ekonomis dan nilai keseimbangan lingkungan yang tinggi. Kars adalah bahan baku untuk semen putih, namun harus tetap dengan perencanaan dengan memperhatikan dampak terhadap lingkungan.

“kita dihadapkan pada choice/pilihan ekonomi masyarakat dan lingkungan, di Kaltim hanya berau yang boleh membangun pabrik semen, demi memakmurkan masyarakat berau, pasti ada cara, kita yakin saja pasti ada kaidah lingkungannya jika itu akan di kelola” tutupnya. (Ch)

*berbagai sumber

Tanggapan Anda

  1. Agaitaruna says:

    Mantap terus lanjutkan

Sampaikan Tanggapan Anda Di Sini

Powered by WordPress | Brand New Cheap Sprint Phones for Sale. | Thanks to Palm Pre Blog, MMORPG Wallpapers and Homes For Sale